

...........|| Sunday, December 24, 2006 ||
BENARKAH NATAL MERUPAKAN AJARAN YESUS????
Kata natal berasal dari bahasa Latin yang berarti lahir. Secara istilah Natal berarti upacara yang dilakukan oleh orang Kristen untuk memperingati hari kelahiran Isa Al Masih - yang mereka sebut Tuhan Yesus.
Peringatan Natal baru tercetus antara tahun 325 - 354 oleh Paus Liberius, yang ditetapkan tanggal 25 Desember, sekaligus menjadi momentum penyembahan Dewa Matahari, yang kadang juga diperingati pada tanggal 6 Januari, 18 Oktober, 28 April atau 18 Mei. Oleh Kaisar Konstantin, tanggal 25 Desember tersebut akhirnya disahkan sebagai kelahiran Yesus (Natal).
Kelahiran Yesus Menurut Bibel
Untuk menyibak tabir Natal pada tanggal 25 Desember yang diyakini sebagai Hari Kelahiran Yesus, marilah kita simak apa yang diberitakan oleh Bibel tentang kelahiran Yesus sebagaimana dalam Lukas 2:1:8 dan Matius 2:1, 10, 11 (Markus dan Yohanes tidak menuliskan kisah kelahiran Yesus).
Lukas 2:1-8:
Pada waktu itu Kaisar Agustus mengeluarkan suatu perintah, menyuruh mendaftarkan semua orang di seluruh dunia.
Inilah pendaftaran yang pertama kali diadakan sewaktu Kirenius menjadi wali negeri di Siria. Maka pergilah semua orang mendaftarkan diri, masing-masing di kotanya sendiri.
Demikian juga Yusuf pergi dan kota Nazaret di Galilea ke Yudea, ke kota Daud yang bernama Betlehem, karena ia berasal dari keluarga dan keturunan Daud-supaya didaftarkan bersama-sama dengan Maria, tunangannya yang sedang mengandung.
Ketika mereka disitu tibalah waktunya bagi Maria untuk bersalin, dan ia melahirkan seorang anak laki-laki, anaknya yang sulung, lalu dibungkusnya dengan lampin dan dibaringkannya didalam palungan, karena tidak ada tempat yang bagi mereka di rumah penginapan.
Di daerah itu ada gembala-gembala yang tinggal di padang menjaga kawanan ternak mereka pada waktu malam.
Jadi, menurut Bibel, Yesus lahir pada masa kekuasaan Kaisar Agustus yang saat itu sedang melaksanakan sensus penduduk (7 M = 579 Romawi). Yusuf, tunangan Maryam Ibu Yesus berasal dari Betlehem, maka mereka bertugas ke sana, dan lahirlah Yesus Betlehem, anak sulung Maria. Maria membungkusnya dengan kain lampin dan membaringkannya dalam palungan (tempat makanan sapi, domba yang terbuat dari kayu). Peristiwa itu terjadi pada malam hari dimana gembala sedang menjaga kawanan ternak mereka di padang rumput.
Menurut Matius 2:1, 10, 11:
Sesudah Yesus dilahirkan di Betlehem di tanah Yudea pada zaman Herodus, datanglah orang-orang Majus dari Timur ke Yerusalem. Ketika mereka melihat bintang itu, sangat bersuka citalah mereka. Maka masuklah mereka ke dalam rumah itu dan melihat anak itu bersama Maria, ibunya.
Jadi menurut Matius, Yesus lahir dalam masa pemerintahan raja Herodus yang disebut Herodus Agung yang memerintahkan tahun 37 SM - 4 M (749 Romawi), ditandai dengan bintang-bintang yang terlihat oleh orang-orang Majusi dari Timur.
Cukup jelas pertentangan kedua Injil tersebut (Lukas 2:1-8 dan Matius 2:1, 10, 11) dalam menjelaskan kelahiran Yesus. Namun begitu keduanya menolak kelahiran Yesus tanggal 25 Desember. Penggambaran kelahiran yang ditandai dengan bintang-bintang di langit dan gembala yang sedang menjaga kawanan domba yang dilepas bebas di padang rumput beratapkan langit dengan bintang-bintangnya yang gemerlapan, menunjukkan kondisi musim panas sehingga gembala berdiam di padang rumput dengan domba-domba mereka pada malam hari untuk menghindari sengatan matahari. Sebab jelas 25 Desember adalah musim dingin. Sedang suhu udara di kawasan Palestina pada bulan Desember itu sangat rendah sehingga salju merupakan hal tidak mustahil.
Bagi yang memiliki wawasan luas, hati terbuka dan lapang dalam mencari kebenaran, kitab suci Al Qur'an telah memberikan jawaban tentang kelahiran Yesus (Isa alaihissalam).
"Maka rasa sakit akan melahirkan anak memaksa ia (Maryam) bersandar pada pangkal pohon kurma, ia berkata: "Aduhai, alangkah baiknya aku mati sebelum ini, dan aku menjadi sesuatu yang tidak berarti, lagi dilupakan". Maka Jibril menyerunya dari tempat yang rendah: "Janganlah kamu bersedih hati, sesungguhnya Tuhanmu telah menjadikan anak sungai dibawahmu (untuk minum). Dan goyanglah pangkal pohon kurma itu ke arahmu, niscaya pohon itu akan menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu". (Surat Maryam: 23-25).
Jadi menurut Al Qur'an Yesus dilahirkan pada musim panas disaat pohon-pohon kurma berbuah dengan lebatnya. Untuk itu perlu kita cermati pendapat sarjana Kristen Dr. Arthus S. Peak, dalam Commentary on the Bible - seperti dikutip buku Bible dalam Timbangan oleh Soleh A. Nahdi (hal 23) : Yesus lahir dalam bulan Elul (bulan Yahudi), bersamaan dengan bulan: Agustus - September.
Sementara itu Uskup Barns dalam Rise of Christianity - seperti juga dikutip oleh Soleh A. Nahdi berpendapat sebagai berikut:
There is, moreover, no authority for the belief than December 25 was the actual birthday of Jesus. If we can give any credence to the bith-story of Luke, with the shepherds keeping watch by night in the fields near Bethlehem, the birth of Jesus did not take place in winter, when the night temperature is so law in the hill country of judea that snow is not uncommon. After much argument our christmas day seems to have been accepted about A.D. 3000.
(Kepercayaan, bahwa 25 Desember adalah hari lahir Yesus yang pasti tidak ada buktinya. Kalau kita percaya cerita Lukas tentang hari lahir itu dimana gembala-gembala waktu malam menjaga di padang di dekat Behtlehem, maka hari lahir Yesus tentu tidak di musim dingin di saat suhu di negeri pengunungan Yudea amat rendah sekali sehingga salju merupakan hal yang tidak mustahil. Setelah terjadi banyak perbantahan tampaknya hari lahir tersebut diterima penetapannya kira-kira tahun 200 Masehi).
Pada Tahun Berapa Yesus Lahir?
Umat Kristen beranggapan bahwa Yesus dilahirkan pada tahun I, karena penanggalan Masehi yang dirancang oleh Dionysius justru dibuat dan disesuaikan dengan tahun kelahiran Yesus. Namun Injil Lukas 2:1 (sudah dikutip sebelumnya) menyatakan Yesus lahir dalam masa pemerintahan Kaisar Agustus, jadi antara tahun 27 Sebelum Masehi - 14 Sesudah Masehi.** Sedangkan Matius 2:1 (juga telah dikutip) menyatakan Yesus lahir dalam masa pemerintahan raja Herodes Agung: tahun 37 Sebelum Masehi - 4 sesudah Masehi.
Ternyata antara pemahaman yang beredar di kalangan umat Kristen tentang kelahiran Yesus dengan berita yang disampaikan oleh Injil, Lukas maupun Matius, tidaklah menunjukkan suatu kepastian, sehingga ilmuwan-ilmuwan mereka ada yang menyatakan Yesus lahir tahun 8 Sebelum Masehi, tahun 6 Sebelum Masehi, tahun 4 sesudah masehi. Antara lain kita kutip buku tulisan rev. Dr. Charles Franciss Petter, MA., B.D., S.T.M. yang berjudul The Lost Years of Jesus Revealed hal 119 sebagai berikut:
In the nineteehnt century, when it became evident and was finally admitted that Herod died in the year 4 B.C. and it was recalled that, according to story in Matthew's Gospel (2:16), King Herod, in order to eliminate little Jesus as a possible "King of the Jews", had ordered all infants of two years old and under to be killed, the birth-date of Jesus 0bviously had to be moved back to 4 B at least. Today, scholars prefer 5 to 6 B as the date best accomodating the indonsistent and even cont5radictory traditions, legens, and gospels, although some historians push the date back to 8 and 10 b.C. The problem of the correct dating of Jesus' birth, life, and death has now been raised again (due to several statemensin these Essence Scrolls) along with the related question on the deity.
(Pada abad ke-19 setelah terbukti dan akhirnya diajui bahwa Herodes telah mati 4 tahun sebelum masehi dan setelah ditetapkan, bahwa menurut cerita Matius (2:16) raja Herodes memerintahkan pembunuhan kanak-kanak umur/dibawah umur dua tahun untuk membinasakan Yesus yang masih bayi yang katanya bakal jadi raja orang-orang Yahudi, maka jelaslah tanggal lahir Yesus harus digeser ke belakang, paling sedikit 4 tahun sebelum masehi. Masa kini para sarjana lebih condong menggeserkan tanggal lahirnya Yesus itu 5 sampai 6 tahun ke belakang tahun Masehi. Kesulitan menentukan tanggal kelahiran Yesus, kehidupannya dan kematiannya terpaksa ditimbulkan kembali karena adanya keterangan-keterangan yang banyak terdapat dalam gulungan-gulungan Essene (yang terdapat di gua Qamran) malah soal-soal yang berhubungan dengan ketuhanannya juga harus dibangkitkan kembali).
Jadi sampai hari inipun tidak ada kejelasan tahun berapa Yesus dilahirkan.
Asal usul Perayaan Natal 25 Desember
Perintah untuk menyelenggarakan peringatan Natal tidak ada dalam Bibel dan Yesus tidak pernah memberikan contoh ataupun memerintahkan pada muridnya untuk menyelenggarakan peringatan kelahirannya.
Perayaan Natal baru masuk dalam ajaran Kristen Katolik pada abad ke 4 M. Dan peringatan inipun berasal dari upacara adat masyarakat penyembah berhala. Dimana kita ketahui bahwa abad ke-1 sampai abad ke-4 M dunia masih dikuasai oleh imperium romawi yang paganis politheisme.
Ketika Konstantin dan rakyat Romawi menjadi penganut agama Katholik, mereka tidak mampu meninggalkan adat/budaya pagannya, apalagi terhadap pesta rakyat untuk memperingati hari Sunday (sun = matahari; day = hari) yaitu kelahiran Dewa Matahari tanggal 25 Desember.
Maka supaya agama Katholik bisa diterima dalam kehidupan masyarakat Romawi diadakanlah sinkretisme (perpaduan agama-budaya/penyembahan berhala), dengan cara menyatukan perayaan kelahiran Sun of God (Dewa Matahari) dengan kelahiran Son of God (Anak Tuhan = Yesus).
Maka pada konsili tahun 325, Konstantin memutuskan dan menetapkan tanggal 25 Desember sebagai hari kelahiran Yesus. Juga diputuskan: Pertama, hari Minggu (Sunday = hari matahari) dijadikan pengganti hari Sabat yang menurut hitungan jatuh pada Sabtu. Kedua, lambang dewa matahari yaitu sinar yang bersilang dijadikan lambang Kristen. Ketiga, membuat patung-patung Yesus, untuk menggantikan patung Dewa Matahari.
Sesudah Kaisar Konstantin memeluk agama Katolik pada abad ke-4 Masehi, maka rakyat pun beramai-ramai ikut memeluk agama Katholik. Inilah prestasi gemilang hasil proses sinkretisme Kristen oleh Kaisar Konstantin dengan agama paganisme politheisme nenek moyang.
Demikian asal-usul Christmas atau Natal yang dilestarikan oleh orang-orang Kristen di seluruh dunia sampai sekarang.
Darimana kepercayaan paganis politheisme mendapat ajaran tentang Dewa Matahari yang diperingati tanggal 25 Desember?
Mari kita telusuri melalui Bibel maupun sejarah kepercayaan paganis yang dianut oleh bangsa Babilonia kuni di dalam kekuasaan raja Nimrod (Namrud).
H.W. Armstrong dalam bukunya The Plain Truth About Christmas, Worldwide Church of God, California USA, 1994, menjelaskan:
Namrud cucu Ham. Anak nabi Nuh adalah pendiri sistem kehidupan masyarakat Babilonia kuno. Nama Nirod dalam bahasa Hebrew (Ibrani) berasal dari kota "Marad" yang artinya: "Dia membangkang atau Murtad" antara lain dengan keberaniannya mengawini ibu kandungnya sendiri bernama "Semiramis".
Namun usia Namrud tidak sepanjang ibu sekaligus istrinya. Maka setelah Namrud mati Semiramis menyebarkan ajaran, bahwa roh Namrud tetap hidup selamanya, walaupun jasadnya telah mati. Maka dibuatlah olehnya perumpamaan pohon "Evergreen" yang tumbuh dari sebatang kayu mati.
Maka untuk memperingati kelahirannya dinyatakan bahwa Namrud selalu hadir di pohon Evergreen dan meninggalkan bingkisan yang digantungkan di ranting-ranting pohon itu. Sedangkan kelahiran Namrud dinyatakan tanggal 25 Desember. Inilah asal-usul pohon Natal.
to be continudeeedddd....
taken from myquran.org
posted by Aisyah Sakhsiyah Islamiyah
@ 12:37 AM
1 comments
...........|| Saturday, December 23, 2006 ||
File-fileku menghilanggg......

Sekitar jam 10.00-an aku ke ruangan IT. Biasalah, ngenet boo..
Aku mulai buka arsip-arsip foto en artikelku. Tapi...aku kaget banget, cos semua file-fileku hilang. :( entah apa dipindah atau gimana, aku amsih ga tau. aku coba tanyain ke IT nya katanya ga tau :(
Duhh...sedih abis aku. Kerja kerasku selama ini, ngedit-ngedti en ngumpulin artikel buat tugas kuliah lenyaplah sudah.
Saat ini aku cuman berharap, moga ajah...yang mindahin file-file itu mau mengembalikannya segera. Nyesel banget dech ga punya flasdisk. Udah kompinya ngampunk, ehh datanya juga ngampunk. Duhh....hidup ini apa ada yang ga numpank yah??
Meski agak ga ikhlas....tapi kalau dipikir-pikir, sebel pun ga bakalan ngembaliin tuh file. Tull ga??
YOh wes lah, aku dengan setia membuatnya lagi. Tapi...semoga kali ini engga disappear dech..amiiin...
posted by Aisyah Sakhsiyah Islamiyah
@ 11:15 PM
0 comments
...........|| Thursday, December 21, 2006 ||
Saat Kau kehilangan Sahabat
Hari ini Arin tak lagi menelpon Asran, seorang ikhwan yang biasanya menjadi tempat dia bercerita dan membagi masalah. Yang dirasakan Arin adalah, Asran orangnya kocak, lucu tapi saat menghadapi masalah, Asran mampu serius dan selalu memberikan solusi untuknya.
Namun tidak kali ini. Dia telah kehilangan sahabatnya.
"Kenapa bisa begitu???"
Tanyaku saat dia menceritakan ke aku bahwa Asran tidak mau lagi berhubungan dengan Arin, via telepon.
Arin menggeleng. "Mungkin ada kata-kataku yang salah dan menyinggung perasaan dia.." jawabnya sedih.
Keningku mengernyut. Tidak mungkin rasanya kalo ga ada api setelah keluar asap. pasti ada sebab.
"Coba kamu telpon sekali lagi.."bujukku. Lalu Arin menelpon Asran lagi. Tapi hasilnya nihil.
Wajah Arin lesuh. "Coba kamu sms lagi, tanyakan ada apa..."
Dan jari lentik Arin pun berlari-lari di keypad handphonenya.
SENDING
Ga lama kemudian, ada sms balasan.
"Kamu tidak ada salah apa2.Tapi saya menyarankan supaya tidak perlu repot2 menelpon.Maaf bila tidak berkenan. Mohon maklum. Demikian, terima kasih"
Arin masih menatap layar hp-nya, meski lampu layarnya telah mati. Aku bisa mengerti yang dia rasakan. Bukan karena apa, sebab aku tahu, bahwa Asranlah orang yang sepertinya bisa mengerti Arin. Sekedar sebagai sahabat. Bukan untuk lebih dari itu.
Ehmm...apa karena itu yah??? Otakku mulai berpikir. Yahh....
"Arin, kamu masih ingat gak, percakapan terakhir dengan dia??"
Arin diam, mencoba mengingat-ingat kembali apa yang telah diucapkannya, sekitar 3 minggu yang lalu.
Arin masih terdiam. "Ayo Rin..apa..pasti itu penyebabnya." desakku.
"Yahh...aku salah.." Arin diam lagi. Aku semakin penasaran.
Lalu dia menunjukkan sebuah sms kepadaku yang berbunyi, " Aku adalah wanita yang akan membuat bidadarimu cemburu "
Entah awalnya dari mana, sms itu bisa berbunyi demikian.
"Kamu tahu arti semua ini??" tanyaku. "Arin menggeleng. Arin..kalau kamu tidak mengerti arti dari sebuah kata-kata, jangan diucapkan." Aku kasihan sekali dengan Arin. Satu kalimat yang sebenarnya bukanlah niatnya, telah terucap. Satu kalimat yang sangat berharga untuk dikeluarkan oleh seorang wanita seperti dia.
Tapi aku tak mau mengartikan untuk dia. Aku takut dia semakin putus asa, karena aku yakin sebenarnya niatnya dengan Asran hanyalah seorang "Sahabat".
lalu aku menyarankan, "Sudahlah, kamu yakin bahwa Allah swt itu dekat denganmu??" Arin mengangguk. " Kalau begitu, yakinlah pula bahwa semua ini adalah jalan terbaik yang diberikan Allah. Akan berbuah baik jika kita mau bersabar..."
"Tapi dia sahabatku yang terbaik Tik..." "Arin...dengarkan aku, coba kamu dengarkan isi hatimu. Kamu adalah wanita, dia seorang pria. Dari muhrim kalian tidak ada hubungan sama sekali. Dan kamu tahu kalau misalnya sampai hubungan kalian terlalu dekat tanpa ada kepastian apa-apa? Syaitan itu ada dimana-mana sayang...Dan Allah ingin menunjukkan sama kamu, bahwa kamu harus jauh dari dia....Percayalah bahwa ini demi kebaikan kamuuu....yakinlah Rin..." Rasanya aku bicara tanpa nafas untuk meyakinkan dirinya.
"Aku hanya menganggap dia sahabat kok..tidak lebih.." ujarnya lagi, pelan. Aku mengerti Rin, bahwa mungkin saat ini hatimu masih tertutup untuk lelaki manapun, tapi tidak menutup kemungkinan pula bahwa nafsu syaitan menyusup ke dalam aliran darahmu, dan mengotori niat baikmu. Allah Maha Tahu, lupakah kau itu?
"Lalu, apa yang kau sedihkan saat ini?"
Arin menoleh, menajamkan pandangannya. "Dia..." Lalu pandangan matanya menyejuk...redup...
"Dia adalah sahabatmu??" Arin mengangguk. "Kamu sangat membutuhkan seorang sahbat??" Sekali lagi dia mengangguk. "Ada aku..Aku siap menjadi sahabatmu yang akan lebih mengerti darinya, aku akan selalu siap mendengarkan keluh kesahmu...aku akan siap menerima ceritamu kapanpun..Bagaimana...??
Arin memandangku dalam. Rasanya dia tidak percaya dengan yang aku ucapkan barusan. Yah, selama ini aku memang sahabatnya, tapi waktuku lebih banyak untuk masalahku lain, hidupku..ahh rasanya aku baru sadar bahwa aku sangat egois, sampai-sampai tidak banyak waktu yang kuberikan untuk orang lain.
Aku tersenyum, meyakinkan dia.
"BEnarkah..???"
Aku mengangguk.
Meski aku tak tahu, bisakah aku dengan semua yang telah kuucpakan, namun aku akan berusaha untuk memenuhinya. Demi menyelamatkan sahabatku dari hubungan antar lawan jenis yang melebihi batas, terkadang kita memang harus rela berkorban.
Kalau Allah berkehendak, takkan ada sesuatu di alam ini yang mampu menahanNya.
Mungkin ini cara Allah menjaga hijab untukmu, Arin.
"Cerita ini hanya fiktif belaka. Apabila ada kesamaan nama dan karakter, itu hanya sebuah kebetulan yang tidak disengaja ..."
:)
Keep ukhuwah islamiyah..tapi kalau bisa yang sesama jenis yah!
posted by Aisyah Sakhsiyah Islamiyah
@ 2:15 AM
0 comments
...........|| Monday, December 18, 2006 ||
sedih....
saat ini aku sedihhh banget, coz keponakanku masih aja manggil2 aku setelah aku balik ke surabaya. padahal kemarin aku pulang agak lama juga, sekitar 4 harian. aku pun segera pulang ke jember lantaran ibu bilang, Aurel sepertinya kangen berat ama aku.tadi sore, mbakku (mamanya Aurel) telp ke kantor, dan bilang, kalau Aurel minta telpon ke aku. dari siang tadi dia nyari-nyari aku, hiks...aku sedih banget...rasanya aku streesss,....en bingung kudu gimana?aku bingung. di satu sisi aku harus stay di surabaya untuk karir en mencari sesuap nasi, tapi di sisi lain, aku ingin tetap berada di sampingnya, meski aku bukan ibu kandungnya, sekedar bulek buat dia.aku ingin sekali kembali ke jember....berkumpul dengan keluargaku, dengan ponakan-ponakanku.....Ya Allah...bantu hambaMu ini....tunjukkanlah jalan terbaik untukku....untuk Aurelku...untuk Ibuku...Keluargaku....
posted by Aisyah Sakhsiyah Islamiyah
@ 5:22 AM
0 comments
...........|| Saturday, December 09, 2006 ||
pemilik rumah

Nama aku: Atik Meilin.....
Lokasi now: di kota Sby
Kegiatannya : kerja en kuliah
oh iyah, ternyata ga gampang yah hidup di kota besar itu. penuh kepadatan lalu lintas, kepadatan manusia..fiuuh...dijamin dech mendingan stay in desa dari pada pindah ke kota.
so, jangan jado korban Urbanisasi dechh!!!
jember..i miss uu........
posted by Aisyah Sakhsiyah Islamiyah
@ 11:52 PM
0 comments
Hari Yang melelahkan
bismillahirrahmaanirrahiim...
hari ini, sabtu sepertinya memang hari yang sangat melelahkan. pagi tadi keluar sama uhti hani sampe siang. padahal tadi malam, badan udah kerasa engga enak, tapi alhamdulilah setelah minum jahe en minum obat, paginya dah mendingan.
jam setengah tujuh kurang dikit kita keluar dari kamar kos. rencananya kita mau ke Unair mo ikut kajian di sana. sudah hampir sampai di depan ganga, sepeda motor ukhti dibalikin. kita ga jadi kesana.:) karena sudah terlalu siang dan bisa diperkirakan kalau sampai sana udah kelar. *malu donkk...kayak dulu lagi**
trus, kita kemana??? akhirnya kita niatin untuk ke masjid al akbar.tapi, kita sarapan dulu. eh begitu sarapan, kita mampir ke warnet en langsung ke THR nyari kabel data.
begitu sampai di THR, kita mampir dulu ke SERbu ..bla..bla..bla...ternyata malah belanjaan kita banyak, hampir sekresek gede. hehehe..dasar wanita, ga bisa yah, liat barang murah :)
setelah itu, barulah kita ke lantai 2 buat nyari kabel data.
muter-muterrrr..nyari tokoo Fan** akhirnya ketemu juga.
eh ga terasa udah jam 1/2 12. "ukh, kayaknya kita ga usah ke masjid ajah yah.."kataku. ntar masih kerja ana :(
akhirnya ya udah dech, kita urung, en langsung pulang.
sampai di kosan sekitar jam setengah satu siang....dan byuuuhhh..capek benerr
ditambahin begitu sampai di kosan, ada peristiwa yang udahhh engga enaaakkk bangett..*inget toh ukh..* heheheh yang bikin kita sempet suudhon yah..hayuu dosa loh..hehehee
en jam setengah tiga ana kerja. sampai jam segini, ana masih di kantor. udah waktunya pulang sih...tapi malas aahh...ntar ajah dech . puasin dulu ngenet nya :)
ukhtii..badanku rasanyaa remuuuqqq..bangett. dibawa tidur juga ga bisa...ga tidur juga capek..
ngantuukkkk bangetttt....
posted by Aisyah Sakhsiyah Islamiyah
@ 5:23 AM
0 comments
...........|| Wednesday, July 12, 2006 ||
"Perjalanan ke Surabaya"
Judulnya mo tak kasi "Perjalanan ke Surabaya"
sekitar jam 10 malam aku masih belum tidur, selain lagi nemenin ibu ngobrol, juga ga bisa tidur lantaran masih kebingungan besuk jadi berangkat ke sby ato engga... mempertimbangkan segala yang perlu ditimbang en mendiskusikannya bersama ibu, coz kali ini aku bener2 butuh saran dari beliau. Dan alhamdulillah ibu merestui aku pergi ke sby dengan membahas manfaat dan mubadzirnya. jam 11.30 malam aku sms ke Rika, teman sekantorku yang rencananya emang mau ke sby juga tpai turun sidoarjo, setengah perjalanan sebelum sampai di surabaya. aku baru tertidur sekitar jam 12 malaman, sbeelumnya aku shalat lail dan membaca sedikit buku kiriman dari ka' Nabil. *keesokan harinya* jam 4 alarm hplku dha berbunyi, tapi mata dan saraf ini rasanya masih penat dan ogah diajak bangun. akhirnya sedikit molor sekitar 5 menitan barulah aku bangun dan mempersiapkan diri. Semalam hanya memasukkan baju2 yang aku butuhkan. en now aku tinggal ngecek ulang dan masukkan barang2 kecil. jam setengah lima pagi Rika telepon buat ngepastiin apakah aku bener2 jadi ke sby or ga.. aku yakinkan dia, Iya. kurang dari 10 menit jam menunjukkan pukul 5 pagi. Jadwal keberangkatan kereta yang akan kami tumpangi. LOGAWA. Di depan kantor, Rika baru menyebrang dari gang kos2annya. kami naek motor, bonceng tiga. Pas satu menitan setelah kami beli tiket, ternyata logawa siap berangkat. Alhamdulillah kami engga terlambat. Sepanjang perjalanan aku gembira banget. Biasanya aku ebrangkat ke sby sendirian. Aktifitas yang aku lakukan saat kereta itu berjalan adalah tidur sampai tujuan. tapi kali ini sangat berbeda dengan sebelumnya. aku gobrol sana sini ama Rika. Tapi lama kelamaan tertidur juga, dengan posisi duduk, padahal saat itu lumayan padat. Jam 8.30 aku sudah sampai di Gubeng. 40 menit lebih cepat dair biasanya juga. Alhamdulillah sampai dengan selamat. tapi satu hal lagi aku bingungkan, temenku ternyata baru bisa lepas acara sekitar jam 1 siang, jadi dari pagi smapai siang aku harus cari aktifitas. Jalan2 ke WTC kayaknya good idea yah.. tapiii..ternyata, sandalku tadi sempet lepas juga pas terburu-buru di stasiun Bangil, aku minta ijin untuk bisa ke belakang sebentar mengeluarkan kotoranku :) "Pak...lama gak berhentinya..." tanyaku dari dalam kereta. "Kenapa mbak.." " Saya mau ke belakang pak...sakit peruutt...." ibaku sambil memgang perutku. Petugas itu mengangguk dan aku langsung lompat keluar. Gara2 tadi pengen beli nasi kuning di atas kereta, jadinya malah sakit perut..hiks... Belum kelar keluar semuanya suara tanda kereta mau berngkat aku dengar dair dalam Toilet. Kebingungan juga..terpaksa aku tahan sambil teriak-teriak ke mbak yang jaga, " Mbak...sudah selesai kok mbak..tolong bilangin yahh..." padahal perutku masih belum berkurang rasa sakitnya... hehhee..malu-maluin ajahhhhh.... dan saking takut ketinggalan aku sedikit lari menyebrangi rel kereta,, lalu "Tag.." terdengar suara dari sandalku dan ternyata..... ******** ga tahu mana itu wtc, (tahunya cuman belakang gubeng, gitu ajah) aku nekat jalan kaki, karena aku akut kalau naek angkut bisa nyasar, tambah runyam... setelah melakukan perjalanan bak seorang musafir di padang pasri, akhirnya aku sampai juga di gedung WTC, cuman mo beli kartu perdana flexi.. ternyataa...belum buka..:( 40 menit lagi. aku sabar menanti setelah berkeliling di seluruh gedung itu, ternyata ga ada yang buka..ada juga yang baru buka en aku tanyakan untuk perdana flexi..ternyata semuanya seharga 120 rebu.GLEG... cuman baut 2 hari ajah kok mbak...jawabku.. en alhasil, emang ga ada perdana trendy yang di abwah harga seratus terjual di wtc itu. lupakan bout tragedi wtc, aku berjalan keluar nyari wartel mo telepon tmeenku... ternyata cobaannya ga berhenti sampai disitu ajah. aku coba beberapa KBU di wartel itu ternyata susah juga menghubungi nomor IM3. Ga bisa... aku coba nelpon ke flexi tememnya temenku..ehh malah ga diangkat2 :( setelah hampir sejam di dalam wartel itu, aku berjalan keluar tanpa tujuan..duh kasina dech gue.. aku coba cari wartel yang jaraknya lumayan juga sih..dekat ama monumen kapal selam itu dengna harapan bisa menghubungi nomor IM3. tenryata TIDAK juga... aku langkahkan kakiku ke daerah kayun sekitar 50 meteran dari wartel tadi. info dari ibu yang jaga, disana ada wartel. di RS (lupa namanya nih...) tenryata bener,ada wartel.. tapi......hiks..sama ajah...aku pencet2 tetep ga bisa...Puyeengg decghgg..gimana aku bisa ngasi tahu temenku kalau aku dah datang????? binguung.... akhirnya aku iseng2 ajah dech nelpon ke ukhti hanima, nomor flexi. dan aku hampir sedikit teriak kecil karena saking gembiranya bisa menghubungi temen di kota ini. kayak bertemu ama insan sebangsa dinegeri sebrang dech... trus aku ceritain kisahku ke dia...dan alhamdulillah beliau mau membantu aku menelponkan ke temenku itu. dan emank tak lama kemudian temenku datang... ********************** Hari Minggunya********************** pagi2 aku telepon ukhti hanima lagi dan kita janjian ketemuan di stasiun gubeng baru jam 8 an...tapi ternyata masing2 sama2 telatnya hehehe ujntung ajah datangnya kompakan. dan..eng ing eng..ketemu de fes saik decghhh ini tooh yang namanya haaaannnnniii biar baru ektemu tapi kita dah akrab minta ampun, cerocos sana sini...dah kayak sobat lama ga ketemu tooh....meski dah ahmpir nyasar jugaa...tetep ajah ceria. Kami berjalan menuju masjidnya akhi adi itu...daerah (duhh afwan neh..lupa lagi....namanya..) kita berhenti di sebuah mart dan di warung tuk beli kerupuk. coz katanya anak2 pada mau rujakan..hehe jauh2 dari jember ke sby kok bawaannya kerupuk..gimanaa cobaaa kemudian...ternyata lokasinya lumayan ruwet yah...mbak hani juga ga begitu tahu...sampai2 kami muter 2 kali di tempat yang sama..hehehe...tapi alhamdulillah akhirnya bisa smapai dengan selamat di depan masjid. dah terlihat beberpaa akhwat en ikhwan di dalam masjid sono..duhhh kok jadi malu ginih yahhh....... sambil cengar cengir aku ama ukhti hani masuk ke masjid... walah..ternyata buntut2nya jugaa aku malu2in..ehuehuehe..ga kokk...pokoknya sneng banget.. disana kita ngebahas amsalah anak mts yang ga mampu bayar registrsai dan alhamdulillah bisa terkumpul melebihi dari yang diharapkan... trus..acara selanjutnya kita nbgebahas masalah rihlah yang nota bener ditetapkan tgl 30 juli ini..insya4JJ1 eh ternyata myqers sby tuh lucu2 banget yah...hehehe paapalagi akhi adi tooh... masa beneroin sendal ane, pakunya dibiarin manjang ke bawah gitu..gimanaa coba kalau ntar ane jalan..apa ga nancep tuh paku di tanah...heheh akhi adi..pisss.....%peace dechh acara selesai ba'da sahlat berjamaha dhuhur..dan sedikit berbincang2. kok kayaknya pada krasan semua dech...ga mau pulang, padahal dah ditutup dari tadeee gitu loh.. hehhehe..bener2 kuat dech ukhuwah islamiyah antar kami sat itu..alhamdulillah setelah anak2 pulang semua..tinggal kami ebrempat, ane,ukhti ahnima, akhi adi dan akhi kritanto(myqers baru nehh) ngobrol sna sini..kayaknya emang ga mau pulang saat itu. trus....... tubikontinyut yaahh.. dah malem jadi kudu pulang duluu dechhh**
posted by Aisyah Sakhsiyah Islamiyah
@ 6:46 AM
0 comments
...........|| Friday, March 31, 2006 ||
Jerita Jegan Juruf "Je"
Ditanggung kagak bisa niruin nyang kayak begini...
Satu hari Sultan merasa sungguh "boring n bete abis", jadi dia
Tanya Bendahara, "Bendahara, siapa paling pandai saat ini?"
"Abunawas" jawab Bendahara. Sultan pun manggil Abunawas n baginda bertitah : "Kalau kamu pandai, coba buat satu cerita seratus kata tapi setiap kata mesti dimulai dengan huruf 'J'.
Terperanjat Abunawas, tapi setelah berfikir, diapun mulai bercerita:
Jeng Juminten janda judes, jelek jerawatan, jari jempolnya jorok. Jeng juminten jajal jualan jamu jarak jauh Jogya-Jakarta. Jamu
jagoannya: jamu jahe. "Jamu-jamuuu..., jamu jahe-jamu jaheee...!"
Juminten jerit-jerit jajakan jamunya, jelajahi jalanan.
Jariknya jatuh, Juminten jatuh jumpalitan. Jeng Juminten
jerit-jerit: "Jarikku jatuh, jarikku jatuh..." Juminten jengkel,
jualan jamunya jungkir-jungkiran, jadi jemu juga.
Juminten jumpa Jack, jejaka Jawa jomblo, juragan jengkol, jantan,
juara judo. Jantungnya Jeng Juminten janda judes jadi jedag-jedug.
Juminten janji jera jualan jamu, jadi julietnya Jack.
Johny justru jadi jelous Juminten jadi juliet-nya Jack. Johny juga
jejaka jomblo, jalang, juga jangkung. Julukannya, Johny Jago Joget.
"Jieehhh, Jack jejaka Jawa, Jum?" joke-nya Johny. Jakunnya jadi
jungkat-jungkit jelalatan jenguk Juminten. "Jangan jealous, John..."
jawab Juminten.
Jumat, Johny jambret, jagoannya jembatan Joglo jarinya jawil-jawil
jerawatnya Juminten. Juminten jerit-jerit: "Jack, Jack, Johny jahil, jawil-jawil!!!" Jack jumping-in jalan, jembatan juga jemuran. Jack jegal Johny, Jebr eeet..., Jack jotos Johny. Jidatnya Johny jenong, jadi jontor juga jendol... jeleekk. "John, jangan jahilin
Juminten...!" jerit Jack. Jantungnya Johny jedot-jedotan, "Janji,
Jack, janji... Johnny jera," jawab Johny. Jack jadikan Johny join
jualan jajan jejer Juminten.
Jhony jadi jongosnya Jack-Juminten, jagain jongko, jualan jus
jengkol j ajanan jurumudi jurusan Jogja-Jombang, julukannya Jus
Jengkol Johny "Jolly-jolly Jumper." Jumpalagi, jek........!!!
Jeringatan : Jangan joba-joba jikin jerita jayak jini jagi ja...!!!
JUSAH...!!!
posted by Aisyah Sakhsiyah Islamiyah
@ 4:43 AM
0 comments